Sunday, 24 January 2016

Hal Tersembunyi dibalik Logo Starbucks



 
Anda hobi berkumpul di kafe bersama rekan-rekan anda di akhir pekan? Anda pecinta kopi? Jika iya, maka anda pasti mengenal brand tekemuka bernama Starbucks. Kopi dengan logo seorang wanita dengan menggenggam dua benda ini sudah cukup terkenal di seluruh dunia hingga Indonesia. Pertanyaannya, mengapa harus logo wanita? Siapakah wanita tersebut? Apa yang digenggamnya? Bagaimana sejarah perkembangan dari logo tersebut ?

Logo ini dibuat pertama kali saat Starbucks didirikan, gambarnya bukanlah seorang wanita biasa namun seekor putri duyung (bukan biju) berekor dua, atau dalam istilah Yunani bernama Siren. Siren ini diadaptasi dari ukiran kayu Norse pada abad ke-15. Namun mitologi tentang Siren ini dipercaya sudah ada sejak abad ke-7 di Italia. Siren ini dipercaya sebagai makhluk mistis yang kerap kali menggoda pelaut di samudera.
 

Mungkin anda langsung ingat dengan putri duyung di film “Pirates of Carribean: On Stranger Tides” dimana makhluk ini bernyanyi untuk menggoda para pelaut dengan suara merdu dan kecantikannya, namun setelah itu mereka memakan para pelaut. Namun bedanya, Siren pada logo Starbucks ini memiliki dua ekor.

Seorang blogger bernama Michael Krakovsky lah yang melakukan penelitian sejarah tentang logo ini. Menurutnya, simbol dari logo Siren pada Starbucks melambangkan daya tarik produk untuk pelanggan. Sebuah daya tarik yang “merayu” untuk mendatangkan pelanggan walaupun “menghancurkannya” dengan harga yang tinggi.
 
Pada awal mula pada 1971, logo bergambar Siren dengan background cokelat bertuliskan “Starbucks Coffee-Tea-Spices” warna cokelat tersebut mengadaptasi warna kopi dan warna teh. Pada 1987, mereka mengganti tulisan berkalimat ”Starbucks Coffee” dengan warna hijau agar melambangkan ketenangan, kedamaian, rasa nyaman, santai, serta untuk menonjolkan Siren dengan menggambar ulang dan membedakan warnanya.
Pada 1992, mungkin karena banyak diprotes akhirnya logo Starbucks hanya menampilkan Siren dengan meng-closeup wajahnya (untuk menutupi aurat). Selanjutnya pada 2011, karena nama Starbucks sudah terkenal di seluruh dunia, tulisan “Starbucks Coffee” sudah tidak dibutuhkan lagi. Maka hingga tulisan ini dibuat, logo hanya digambarkan tubuh bagian atas Siren dengan memegang ujung kedua ekornya, berlatar hijau untuk mencirikan sebuah rasa santai.

sumber: 

0 comments: