Sunday, 17 January 2016

Flappy Bird: Fenomena Yang Menyebalkan


https://quasarjogos.files.wordpress.com/2014/03/flappy-birds-game-over.png 

Setelah sebelumnya blog ini membahas mengenai fenomena meledaknya wabah game Angry Bird di masyarakat internasional, kali ini penulis membahas mengenai fenomena game Flappy Bird yang hampir seadiktif Angry Bird. Dimana permainan ciptaan perusahaan game asal Vietnam ini mampu membuat jutaan orang mendownloadnya bahkan
tersedia game flash-nya di berbagai web browser. Berikut adalah beberapa analisa menurut penulis yang menyebabkan game ini sangat mencuri perhatian:

Seberapa sulit game ini
Setiap pemain game pasti sangat mempertanyakan seperti apa gameplay yang akan dioperasikan, sesukar apa tantangan yang dihadapi, ataupun seperti apa akhir dari permainan ini. Game ini bukanlah game yang sulit karena hanya menekan touchscreen (pada gadget) atau tombol klik (pada komputer)  untuk membuat si karakter melompat untuk melawan gravitasi dan menghindari rintangan. Tapi bukan berarti game ini adalah game yang mudah, karena game tester dari situs kenamaan seperti www.techinasia.com pun mengakui tingkat kesulitan permainan ini. Situs tersebut menyebutkan bahwa beberapa orang tim mereka bahkan sulit melewati rintangan pertama. Hal itu pula lah yang membuat seorang Youtuber seperti PewDiePie frustasi dibuatnya.

Sangat Sederhana
Seperti halnya Angry Bird yang mampu dimainkan oleh balita hingga lansia, Flappy Bird sangat mudah dimainkan oleh semua kalangan dengan sekali sentuhan. Bahkan kucing peliharaan milik penulis pun bisa memainkannya (terlepas berhasil ataupun gagal). Kesederhanaan ini sangat jelas dengan penginstalan game yang tidak membutuhkan ruang penyimpanan yang besar maupun in-app purchase yang harus dibayar pemain game, ataupun menu-menu lain. Hanya tekan play, dan tekan layarnya. Dan yang membuatnya sederhana lagi adalah gambarnya yang pixelate seperti halnya game-game Nintendo tahun 90-an.

Menghasilkan Persaingan
Permainan akan menyenangkan bila kita dapat bersaing. Walaupun game ini hanya sebuah game single tanpa lawan, tetapi pemain dapat bersaing dalam hal highscore untuk melawan orang lain bahkan diri sendiri. Pemain akan merasa dapat lebih baik dari sebelumnya.

Melawan Gravitasi
Yang terbayang oleh pemain adalah perjuangan sebuah objek burung yang melawan gravitasi agar tidak jatuh. Namun pada game ini sebenarnya mempertahankan sebuah benda yang sudah seharusnya jatuh. Disanalah tingkat kesulitan yang dihadapi, apakah titik lompatannya terlalu rendah atau terlalu tinggi. Seorang fisikawan mungkin mampu mengukur titik lompatannya, namun tidak mungkin melakukannya setiap detik.

Bermain sejauh mungkin
Beberapa orang berteriak, marah, memaki teman disebelah, melempar ponsel, bahkan menyiram komputer karena frustasi dibuatnya. Yang membuat game ini menyebalkan dibanding game lain adalah sifatnya yang “Endless Sacrifice” karena arenanya yang tak berujung dengan highscore yang hampir mustahil ada nilai maksimalnya. Disinilah persaingan dan rasa penasaran digunakan habis-habisan, karena pemain selalu menginginkan hal yang lebih dan lebih hanya pada game yang melompat-lompat saja.

Ter-influene dan Meng-influence
Game ini terinspirasi dari beberapa game seperti tampilan dan efek suara yang mengadopsi Mario Bros. Game ini juga memanfaatkan ketenaran nama dari game Angry Bird, karenalah nama dan karakter disamakan bertemakan burung. Selain terpengaruh, game ini ternyata mempengaruhi game lain pula seperti Clumsy Bird yang ternyata game parody dari Flappy Bird karena rasa “ingin balas dendam” dari pemain yang frustasi tidak pernah bermain Flappy Bird dengan baik.


sumber:

0 comments: